Tampilkan postingan dengan label Aplikasi Mobile. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aplikasi Mobile. Tampilkan semua postingan

Aplikasi Penemu Ganja Disediakan iPhone

Aplikasi bagi iPhone makin lengkap. Nyaris tak ada yang tidak tersedia di sana. Bahkan untuk wilayah AS, ada aplikasi legal pencari ganja. Harganya pun murah, 2,99 dollar AS.

Lho kok boleh? Ya, sebab di beberapa tempat, misalnya California, AS, sudah ada undang-undang yang mengatur penggunaan marijuana untuk keperluan medis.

Di negara-negara yang sudah memiliki undang-undang marijuana (cannabis) untuk keperluan medis ini, aplikasi baru bernama Cann abis dari iPhone dapat membantu penggunanya menemukan tempat-tempat legal yang menjual ganja untuk keperluan pengobatan. Ini bisa dokter, klinik, pengacara, organisasi, atau layanan pasien lainnya. Pencarian bisa dilakukan berdasarkan kota maupun kode pos.

Namun jika di daerah itu tidak ada undang-undang yang memperbolehkan penggunaan marijuana untuk keperluan pengobatan, Cannabis Apps akan mengarahkan Anda ke organisasi ganja terdekat sehingga Anda bisa mulai mengikuti rehabilitasi. Informasi lokasi-lokasi penjualan cannabis tersebut diperbarui dan dipasok oleh iMedicalCannabis.org, Ajnag.com, dan the Patient ID Center. Begitu penjelasan iPhone.

Cannabis Apps ini memang diharapkan dapat membantu mereka yang sedang dalam masa rehabilitasi dan pengobatan.

Sumber : disini

Google Latitude

Google telah mengumumkan aplikasi baru yang dapat membuat para pengguna ponsel berbagi lokasi mereka dengan keluarga atau teman. Dinamakan Google Latitude, teknologi ini merupakan sebuah fitur baru yang terintegrasi dengan Google Maps dan dapat digunakan pada ponsel ataupun sebagai sebuah gadget iGoogle yang dapat diinstal pada komputer Anda.



"Sekali Anda memilih Latitude, Anda dapat melacak posisi pasti dari teman Anda dan orang yang Anda cintai yang memutuskan untuk bebagi lokasi dengan Anda," kata Google.

"Jadi Anda dapat melihat apakah pasangan Anda terjebak macet dalam perjalanan pulang ke rumah, mengetahui apakah teman Anda sedang berada di dalam kota di akhir pekan atau sekedar mengetahui apakah orang yang Anda cintai telah mendarat dengan selamat, walaupun cuaca sedang buruk."



Aplikasi baru ini juga mendaya gunakan seluruh armada jasa komunikasi yang ditawarkan Google, memungkinkan keluarga dan teman untuk terus berhubungan melalui SMS, Google Talk, Gmail atau dengan status update. Pengguna juga dapat mengganti foto profil dalam perjalanan.

Perusahaan yang berbasis di Mountain-View ini juga mengatakan bahwa mereka menyadari sensitifnya informasi tentang lokasi seseorang sehingga mereka mengemas fitur privasi yang mendetil ke dalam Google Latitude. Pengguna dapat menentukan secara persis siapa saja yang dapat melihat lokasi atau apa saja yang mereka lihat melalui Latitude.

"Sebagai contoh, jika Anda sedang berada di Roma. Daripada membiarkan posisi Anda terdeteksi dan terbagi secara otomatis, Anda dapat mengubah konfigurasi Anda secara manual — misalnya hanya menampilkan kunjungan Anda ke Air Terjun Niagara," kata Google. "Karena Anda mungkin tidak ingin bebagi informasi yang sama dengan semua orang, Latitude memungkinkan Anda mengubah konfigurasi Latitude secara perorangan. Jadi untuk setiap orang, Anda dapat berbagi lokasi yang tersedia atau lokasi sebatas level kota, atau Anda dapat meneymbunyikan lokasi Anda."

Saat ini Latitude sudah tersedia di 27 negara yang berbeda melalui Blackberry, S60 dan sistem operasi Windows Mobile via google.com/latitude. Dalam waktu dekta ini, Google juga berencana mengembangkan aplikasi untuk ponsel berbasis Android. Latitude juga akan datang ke iPhone "secepatnya" melalui Google Mobile App yang tersedia untuk di unduh di App Store, kata perusahaan.

Sementara itu, pengguna komputer dapat mengunjungi google.com/latitude pada desktop dan notebook untuk menginstall Latitude iGoogle gadget dan berbagi lokasi mereka dari komputer
.

Sumber :
http://www.appleinsider.com
http://forum.smadangawi.net

Opera Turbo Mempercepat Browsing di Ponsel

Saat berlangsungnya acara Mobile World Congress di Barcelona, banyak perusahaan teknologi yang mulai sedikit demi sedikit membocorkan produk atau layanan terbaru mereka. Setelah kemarin Microsoft mengmumkan Windows Mobile 6.5 berikut beberapa fitur barunya, kali ini giliran Opera yang mengumumkan layanan terbarunya, Opera Turbo untuk melakukan kompresi data, membuat proses browsing melalui jaringan yang lebih lambat menjadi lebih cepat, baik untuk desktop maupun mobile.

Layanan bernama Opera Turbo ini mengkompres bandwidth dari teks dan file data pada situs-situs sekitar 80% dari ukuran sebenarnya. Layanan ini akan tersedia untuk para pelanggan bisnis, seperi penyedia jaringan mobile, operator jaringan, melalui Opera Desktop, Opera Mobile, dan "Opera Devices SDK" sehingga para pengembang dapat mengemas fitur tersebut ke dalam browser pada PC maupun alat-alat mobile.

Menurut Julie Sajnani, manajer komunikasi Opera, Opera Turbo sangat cocok untuk meningkatkan kecepatan browsing pada alat-alat mobile dan pada desktop yang menggunakan koneksi internet dengan bandwidth rendah. Pengguna dapat mengaktifkan Opera Turbo di browser manapun yang memiliki layanan untuk mengkompress situs untuk mempercepat browsing, tetapi Sajnani juga menekankan bahwa hal ini tidak akan mengurangi kenyamanan para pengguna, karena tampilan situs akan sama persis seperti biasanya.

Selain itu, ia juga menambahkan kalau file-file berbasis jaringan yang menggunakan teknologi multimedia, seperti Flash atau Ajax, tidak akan dikompres.

Mengenai cara kerja, Opera akan menggunakan server terpisah untuk melakukan pengompresan untuk Opera Turbo sebelum kemudian diteruskan lagi kepada pengguna setelah dikompres. Para pengguna akhir bisa mengaktifkan Opera Turbo melalui browser Opera manapun yang memiliki kemampuan untuk mengaktifkan jasa tersebut.

Sajnani juga berkata kalau layanan ini tidak hanya menguntungkan bagi para pengguna akhir, tapi juga bagi para operator dan produsen produk yang menggunakannya. Para pembuat handset bisa sedikit mengurangi pemakaian data karena hanya mengunduh file yang sudah terkompres. Proses ini juga akan mengurangi beban bandwidth yang disediakan para operator.

Layanan ini pada akhirnya juga akan ditawarkan langsung kepada konsumen. (PCWorld)

Google2GO! – Aplikasi Mobile untuk Mengakses Layanan Google

Google2Go! adalah aplikasi mobile untuk layanan Google, sama persis seperti Yahoo!Go. Dengan aplikasi ini, anda bisa menggunakan layanan google di PDA atau smartphone anda. Apa sajakah yang dibutuhkan untuk menjalankan Google2Go! ini ?Yang dibutuhkan sebelum menjalankan Google2Go adalah :

  • Menggunakan Sistem Operasi Windows Mobile Professional 5 keatas
  • PDA atau smartphone anda sudah harus ter-inst all Windows Mobile .NET Framework 2.0
  • Koneksi data (WiFi juga bisa digunakan)
  • Resolusi layar yang direkomendasikan minim al 320 x 240 pixel

    Google2Go (1)

Fitur-fitur dari Google2Go! mencakup hampir seluruh layanan google diantaranya :

  • Google Web/Image Search
  • Google Local Search
  • Gmail
  • Google Calendar
  • Google Reader
  • Google Docs
  • Picasa
  • Google News
  • Google Notes

Anda juga bisa mengakses informasi situs lainnya seperti :

  • Amazon
  • eBay
  • Weather.com
  • Wikipedia
  • Dictionary/Thesaurus

Bagaimana cara menginstall-nya ? Anda tidak perlu menginstall aplikasi Google2Go! ini, cukup click untuk menjalankannya.

Tertarik ? Silahkan download disini :

Google2GO! v0.275B

Berikut beberapa screenshoot tampilan Google2Go! :

Google2Go (2)

Google2Go (3)

Google2Go (4)

From : http://www.slash.web.id/software/google2go-aplikasi-mobile-untuk-mengakses-layanan-google.xml